Sabtu, 30 Mei 2015

DOEA TANDA CINTA




Entah kenapa sejak melihat poster film ini di awal tahun, jadi begitu tertarik dan pengen banget nonton. Setelah berkali-kali diundur, akhirnya tanggal 21 Mei 2015 yang lalu film ini rilis. Dan baru kemarin, 29 Mei 2015 saya berkesempatan nonton film ini.

Cerita berawal dari Bagus (Fedi Nuril), seorang pria dari keluarga sederhana yang ibunya punya usaha laundry. Bagus suka banget berantem dengan gerombolan sekitar rumahnya. Dengan alasan kesal dengan mereka yang sok-sok an berlagak macam tentara dan menghina keluarganya. Sang ibu yang sudah saking keselnya melihat anaknya yang "hobi" adu jotos, itu akhirnya menyarankan Bagus untuk jadi tentara beneran agar tidak diremehkan lagi.

Di kota lain, ada seorang anak petinggi TNI, Mahesa (Rendy Kjaernett) yang mempunyai "hobi" yang sama dengan Bagus. Bedanya, dia sering berantem hanya karena masalah rebutan cewek. Latar belakang orangtuanya yang kaya raya, membentuk karakter Mahesa yang borju, egois, dan suka semaunya sendiri. Oleh karena itu, Mahesa dipaksa ayahnya untuk menjadi tentara agar bisa menjadi manusia yang berguna.

Selasa, 28 April 2015

SURAT CINTA UNTUK BAPAK


Foto: dok. pribadi
Dear bapak tersayang,
Hari ini, 28 April 2015. Genap sudah usiamu yang ke-57. Tak ada kata yang dapat mewakili pertama kali, selain ucapan syukur Alhamdulillah pada yang Maha Cinta, Allah SWT. Alhamdulillah, atas keberkahan umur yang diberikan padamu, atas kesehatan yang dilimpahkan kepadamu, serta semua hal baik yang senantiasa mengiringi perjalanmu...

Bapak, lelaki pertama yang kucintai,
Terima kasih banyak atas segala hal yang telah engkau ajarkan kepadaku. Terima kasih atas nilai-nilai luhur yang kau tanamkan kepadaku. Terima kasih atas segala ilmu kehidupan yang kau ajarkan. Terima kasih atas nasehat super berharga yang engkau berikan. Terima kasih atas bimbingan, cinta, kasih, perhatian sempurna yang engkau limpahkan pada kami. Terima kasih atas kesabaran dan penjagaanmu yang luar biasa. Terima kasih, terima kasih, terima kasih, sudah menjadi bapak terbaik bagi kami.

Jumat, 24 April 2015

KISAHKU BERBAGI ILMU

 
Foto: www.firmadani.com
Dari kecil memang gak pernah punya keinginan untuk jadi seorang guru. Soalnya mama dan bapak sudah menjadi seorang guru. Saya berfikir bahwa hidup saya akan monoton jika ikut menjadi seorang guru. Sampai akhirnya saat SMA, saya menemukan "bakat" terkuat untuk menulis. Menulis apapun, cerpen, esai, termasuk tulisan-tulisan gak jelas di blog ini. Beberapa kali tulisan saya sempat dimuat di majalah dinding sekolah dan sempat pula meraih beberapa penghargaan mulai tingkat kota hingga Jawa-Bali.

Hal itulah yang membuat saya dengan sangat yakin memilih Jurusan Ilmu Komunikasi saat kuliah. Singkatnya, saya berfikir dengan menjadi seorang reporter, bakat menulis saya akan memperoleh wadah yang terbaik untuk semakin berkembang. Tak hanya secara teori kuliah, saya juga berkesempatan magang di koran kampus tempat saya kuliah. Dua tahun saya bergelut dengan dunia jurnalistik hingga lulus kuliah. Berbagai macam tulisan yang sudah saya hasilkan bersama tim. Mulai dari features, depth in news, straight news, hingga publikasi hasil-hasil IPTEK. Saya juga berkesempatan menulis dua buku bersama teman-teman kuliah.

Berbagai macam ilmu yang saya dapatkan mulai kecil hingga kuliah, membuat keinginan saya untuk berbagi ilmu tumbuh besar. Hal itu didasari dari sebuah hadist yang isinya kurang lebih: "Saat seseorang meninggal, terputuslah semua amalannya, kecuali 3 hal. Amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh". Karena itulah dengan berbagi ilmu, saya ingin bermanfaat bagi banyak orang.

Jumat, 17 April 2015

EYANG KITA SEMUA (PART4)

 
Foto: Eyang Tersayang (Dok.Pribadi)

Rasanya gak akan ada habisnya kalau cerita tentang eyang. Banyak hal positif yang bisa diambil dari kegiatan eyang sehari-hari.

Pagi kemarin, walaupun sedang puasa sunnah kamis, eyang masih bisa dengan asyiknya berkebun. Menata dan merawat tanaman kesayangannya di taman kecil depan rumah. Membongkar tanaman, mencampur tanah dengan pupuk agar gembur lagi, menanam tanaman dalam pot, hingga menyiraminya.

Lagi-lagi, saya hanya melihat dari teras rumah. Karena eyang memang gak suka dibantu, kecuali ada yang harus ditolong.

Selasa, 14 April 2015

FILOSOFI DONAT

Foto: Dok.pribadi

Donat...donat...donat...salah satu cemilan favorit. Entah sejak kapan jadi sukaa banget sama kue bulat yang bolong di tengahnya ini (ya, walaupun sekarang banyak juga yang gak bolong). Ada banyak varian topping dan isi dari donat. Paling favorit sih yang topping gula putih halus kayak salju (ciee,, emang udah pernah tahu salju??). Berbagai bakery yang jual donat hampir semua udah pernah aku jelajahi demi si "unyu-unyu" montok ini. Tapi, ujung-ujungnya donat kampung juga pilihannya.